Harga Emas Antam Hari Ini Melejit Tajam, Tembus Rp2,8 Juta/Gram!
Daftar isi:
- Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp30 Ribu/Gram
- Harga Buyback Juga Ikut Naik
- Aturan Pajak Soal Buyback Emas Antam
- Rincian Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini
- Tren Harga Emas Masih Fluktuatif
- Kenapa Harga Emas Bisa Naik Cukup Tajam?
- Emas Masih Jadi Investasi Favorit Masyarakat
- Tips Membeli Emas Saat Harga Naik
- Penutup
Panduan Uang – Harga emas Antam hari ini kembali menjadi perhatian para investor setelah mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Setelah sempat melemah selama beberapa hari terakhir, kini harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) justru melesat tajam dan kembali menyentuh level tinggi.
Kenaikan harga emas Antam hari ini langsung memicu perhatian masyarakat, terutama para investor dan pemburu logam mulia yang memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Kondisi pasar global yang masih fluktuatif juga menjadi salah satu faktor yang membuat harga emas kembali menguat.
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp30 Ribu/Gram
Berdasarkan pembaruan terbaru dari situs resmi Logam Mulia Antam pada Senin, 25 Mei 2026, harga emas Antam 24 karat mengalami kenaikan sebesar Rp30.000 per gram.
Kini, harga emas Antam berada di level Rp2.803.000 per gram. Angka tersebut menjadi salah satu level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir setelah sebelumnya sempat mengalami tren penurunan.
Lonjakan harga ini membuat banyak investor kembali memantau pergerakan emas, terutama mereka yang sudah lama menunggu momentum kenaikan untuk menjual maupun membeli logam mulia.
Harga Buyback Juga Ikut Naik
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam juga mengalami kenaikan cukup tinggi. Hari ini, harga buyback naik Rp35.000 per gram menjadi Rp2.612.000 per gram.
Harga buyback merupakan patokan yang digunakan Antam ketika konsumen ingin menjual kembali emas mereka. Dengan kenaikan tersebut, para pemilik emas tentu mendapat keuntungan lebih dibanding pekan sebelumnya.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu memperhatikan aturan pajak yang berlaku dalam transaksi buyback emas.
Aturan Pajak Soal Buyback Emas Antam
Sesuai ketentuan terbaru dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback emas dengan nilai lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen.
Pajak tersebut akan langsung dipotong dari total transaksi saat proses penjualan kembali emas dilakukan. Karena itu, penting bagi investor untuk menghitung potensi keuntungan bersih sebelum melakukan transaksi buyback.
Aturan ini menjadi salah satu hal yang wajib dipahami oleh masyarakat agar tidak kaget dengan nominal akhir yang diterima saat menjual emas.
Rincian Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar terbaru harga emas Antam hari ini berdasarkan ukuran pecahan.
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.451.500
- Harga emas 1 gram: Rp2.803.000
- Harga emas 2 gram: Rp5.546.000
- Harga emas 3 gram: Rp8.294.000
- Harga emas 5 gram: Rp13.790.000
- Harga emas 10 gram: Rp27.525.000
- Harga emas 25 gram: Rp68.687.000
- Harga emas 50 gram: Rp137.295.000
- Harga emas 100 gram: Rp274.512.000
- Harga emas 250 gram: Rp686.015.000
- Harga emas 500 gram: Rp1.371.820.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.743.600.000
Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar dan pergerakan harga emas dunia.
Tren Harga Emas Masih Fluktuatif
Jika dilihat dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di kisaran harga Rp2.765.000 hingga Rp2.803.000 per gram. Sementara dalam satu bulan terakhir, harga emas sempat berada pada rentang Rp2.760.000 hingga Rp2.859.000 per gram.
Pergerakan harga yang cukup dinamis ini menunjukkan bahwa pasar emas masih sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor global, seperti kondisi ekonomi dunia, inflasi, suku bunga, hingga ketegangan geopolitik internasional.
Oleh karena itu, banyak investor menjadikan emas sebagai aset safe haven atau instrumen lindung nilai ketika kondisi ekonomi sedang tidak stabil.
Kenapa Harga Emas Bisa Naik Cukup Tajam?
Kenaikan harga emas biasanya dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan pasar terhadap aset aman. Saat kondisi ekonomi global penuh ketidakpastian, investor cenderung memindahkan aset mereka ke emas karena dianggap lebih stabil dibanding instrumen investasi lain.
Selain itu, pelemahan nilai mata uang dan perubahan kebijakan suku bunga bank sentral dunia juga dapat memengaruhi harga emas secara signifikan.
Di Indonesia sendiri, tingginya minat masyarakat terhadap investasi logam mulia membuat harga emas domestik sering mengalami pergerakan cepat mengikuti tren internasional.
Emas Masih Jadi Investasi Favorit Masyarakat
Meski harga emas terus naik, minat masyarakat untuk membeli logam mulia masih tergolong tinggi. Banyak orang menganggap emas sebagai investasi jangka panjang yang relatif aman dan mudah dicairkan kapan saja.
Selain untuk investasi, emas juga sering digunakan sebagai tabungan masa depan karena nilainya yang cenderung meningkat dalam jangka panjang.
Tidak heran jika setiap kali harga emas melonjak, masyarakat langsung ramai mencari informasi terbaru mengenai harga jual maupun buyback emas Antam.
Tips Membeli Emas Saat Harga Naik
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas saat harga sedang tinggi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah menentukan tujuan investasi terlebih dahulu, apakah untuk jangka pendek atau jangka panjang.
Selain itu, penting juga membeli emas di tempat resmi seperti butik Antam atau distributor terpercaya agar mendapatkan produk asli dan bersertifikat.
Investor pemula juga disarankan membeli emas secara bertahap agar risiko fluktuasi harga bisa lebih terkendali.
Penutup
Lonjakan harga emas Antam hari ini menjadi sinyal bahwa logam mulia masih menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil.
Dengan harga yang kini menembus Rp2,8 juta per gram, emas kembali menunjukkan daya tariknya sebagai aset aman yang banyak diburu masyarakat.
Namun sebelum membeli atau menjual emas, penting untuk terus memantau perkembangan harga dan memahami aturan transaksi yang berlaku agar keputusan investasi menjadi lebih optimal.







